Jumat, 27 Maret 2009


SEJARAH PETERNAKAN UNDIP SEMARANG

Sejarah
Sejarah Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro bermula pada tahun 1962, tatkala Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Prof. Dr. Ir. Thojib Hadiwidjaja menyarankan kepada Rektor Universitas Diponegoro pada waktu itu, Mr. Soedarto, untuk mendirikan Fakultas Peternakan. Saran tersebut timbul setelah melihat kenyataan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi peternakan yang cukup besar dan oleh karenanya perlu dikembangkan. Guna pengembangan peternakan dibutuhkan tenaga-tenaga ahli yang terdidik dan terlatih melalui pendidikan di perguruan tinggi, yaitu pada Fakultas Peternakan. Di sisi lain, pada saat itu belum satu pun perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah memiliki Fakultas Peternakan, dan kalaupun ada baru merupakan salah satu Jurusan, pada Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.
Saran baik tersebut ditanggapi oleh Mr. Soedarto selaku Presiden Universitas Diponegoro yang kemudian melakukan pendekatan kepada berbagai pihak. Setelah beberapa waktu lamanya, dibentuklah Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro dengan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 37 Tahun 1963. Adapun susunan Panitia tersebut terdiri dari : Drh. Soejono Koesoemowardojo, Inspektur Kepala Dinas Kehewanan Provinsi Jawa Tengah selaku Ketua; Drs. Lts. Soetopo Andar, Perwira Kesdam selaku Sekretaris, serta sebagai anggota masing-masing Drh. Rustandi Danumihardja, Kepala Dinas Kehewanan Keresidenan Semarang dan R. Suprapto, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah.
Banyak masalah yang dihadapi panitia, antara lain : masalah biaya, tenaga pengajar, ruang kuliah, laboratorium beserta peralatannya. Namun berkat keuletan dan kesungguhan Panitia serta dukungan berbagai instansi pemerintah maupun swasta, tahap demi tahap masalah yang ada dapat diatasi. Maka dengan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 75/1964 tertanggal 17 Juli 1964, berdirilah Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro sejak tanggal 1 September 1964.
Pada perkembangan selanjutnya, dengan mengingat potensi bidang perikanan yang ada di wilayah ini dan besarnya peluang untuk pengembangan, pada tahun 1968 Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro dikembangkan dengan membuka Jurusan Perikanan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Diponegoro Nomor : 44/1968 tertanggal 8 Oktober 1968. Dengan demikian, Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro memiliki 2 (dua) jurusan, yaitu Jurusan Peternakan dan Jurusan Perikanan.
Sejak tanggal 17 Agustus 1974, nama Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro diubah secara resmi menjadi Fakultas Peternakan dan Perikanan, yang kemudian dimantapkan statusnya berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Diponegoro Nomor 76/SK/UD/VI/78 tanggal 3 Juni 1978. Namun setelah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah No. 5 tahun 1980 dan Keputusan Presiden Nomor 51 tahun 1982 tanggal 7 September 1982 yang diikuti Surat Edaran Rektor Nomor 14/PT09/1983 tanggal 24 Maret 1983, nama Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Diponegoro diubah kembali menjadi Fakultas Peternakan.
Kemudian mulai tahun 1984, dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0551/0/1983 tanggal 8 Desember 1983, Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro dikembangkan menjadi 3 Jurusan (masing-masing mengelola satu program studi S1) yaitu :
Jurusan Produksi Ternak
Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak
Jurusan Perikanan
Pada tanggal 1 Juni 1994, melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Diponegoro No. 108/SK/PT09/1994, dibentuk Program S1 Ekstensi Peternakan dan Perikanan; dan sambil menunggu Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, melalui SK Rektor Universitas Diponegoro No. 109/SK/PT09/1994, Fakultas Peternakan mulai menerima mahasiswa baru Program S1 Ekstensi. Selanjutnya Program Ekstensi tersebut dimantapkan oleh Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 39/DIKTI/Kep/ 1997 tertanggal 10 Februari 1997 tentang Pembukaan Program Ekstensi dalam Program Studi S1 Produksi Ternak dan Program Studi S-1 Nutrisi dan Makanan Ternak.
Pada tanggal 25 Juli 1994 keluar Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0181/0/1994 tentang Pembukaan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan pada Universitas Diponegoro. Tindak lanjut dari implementasi Surat Keputusan tersebut, Jurusan Perikanan berpisah dan menjadi satu kesatuan batang ilmu dengan Program Studi Ilmu Kelautan dan membentuk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Selanjutnya, melihat perkembangan dan kebutuhan untuk pemanfaatan dan optimalisasi sumberdaya dan potensi yang ada serta kemampuan untuk mendidik dan melatih tenaga profesional di bidang peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro membentuk Program Diploma III. Melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 55/DIKTI/Kep/1997 tertanggal 25 Maret 1997, telah ditetapkan Pembentukan Program Studi Diploma III Manajemen Usaha Peternakan pada Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro.
Pembukaan Program Studi S2 dalam bidang Ilmu Ternak yang telah dipersiapkan cukup lama, disetujui pembentukannya oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, melalui Keputusan Nomor : 179/DIKTI/Kep/1999 tertanggal 26 April 1999.
Berdasarkan pada Rencana Induk Pengembangan, diupayakan dibukanya Program Studi S-1 Teknologi Hasil Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan. Melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nomor : 277/DIKTI/Kep/ 1999 tertanggal 2 Juni 1999, telah ditetapkan pembentukan Program Studi S-1 Sosial Ekonomi Peternakan dan Program Studi S-1 Teknologi Hasil Ternak pada Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro.
Pada saat ini Fakultas Peternakan memiliki dua Jurusan yaitu Jurusan Produksi Ternak dan Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak dengan delapan Program Studi sebagai berikut :
1.
Program Studi D3 Manajemen Usaha Peternakan
2.
Program Studi S1 Produksi Ternak
3.
Program Studi S1 Nutrisi dan Makanan Ternak
4.
Program Studi S1 Sosial Ekonomi Peternakan
5.
Program Studi S1 Teknologi Hasil Ternak
6.
Program Ekstensi S1 Produksi Ternak
7.
Program Ekstensi S1 Nutrisi dan Makanan Ternak
8.
Program Studi S2 Magister Ilmu Ternak
Pada tahun 1998, dua program studi yaitu Program Studi S-1 Produksi Ternak dan Program Studi S1 Nutrisi dan Makanan Ternak telah memperoleh akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dengan predikat "A".